Senin, 23 April 2012

Pondok Pesantren Anak Yatim Imam Syafi'i Kota Bima NTB


Assalaamu 'alaikum. afwan jiddan ayyuhal muslimun, telah mengganggu aktifitas antum semua.

ana Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi, Wakil Yayasan Minhajus Salaf Al-Islamy
Pondok Pesantren Anak Yatim Imam Syafi'iy Kota Bima NTB


Lewat Pesan Singkat Ini, Kami dari Pihak Yayasan & Pondok Pesantren berencana membebaskan tanah seluas 72 Are seharga Rp. 15.000.000 / Are

Lahan Tersebut Rencananya untuk Pembangunan Pondok Putri karena Pondok yg telah ada sudah berjalan 6 tahun dan masih campur dalam satu pondok
walaupun asrama dan kelasnya berpisah sehingga sampe sekarang ini kami terus kekurangan kelas dikarenakan oleh banyaknya peminat yg masuk sekolah pondok.

maka dari itulah, kami Memohon uluran tangan Dari Para Muhsinin yg ingin menyumbangkan sedikit hartanya dijalan Allah yaitu
untuk kepentingan anak yatim. Insya Allah, Allah akan menambahkan hartanya dan sebagai tabungan akhirat kita semua.

saat ini, kami tengah memasukan tanah urukan dibelakang asrama santri putra karena asrama akan dipindahkan kebelakang. sedangkan lokasi asrama sebelumnya rencananya akan dibangunkan 2 Lokal kelas untuk menutupi kekurangan kelas yang ada.
tanah urukan tersebut seharga Rp. 85.000 / truk dan lokasi tersebut membutuhkan tanah urukan sebanyak kurang lebih 400 truk.

selain itu, kami juga menerima bantuan pakai bekas layak pake untuk disumbangkan kepada anak-anak yatim dan yang tidak mampu
yang berada/bersekolah di pondok pesantren anak yatim.

atas bantuan dan partisipasinya, kami ucapkan jazaakumulloh khoirul jazaa'.

Contact Person : 085 253 777 143, 087 866 767 529, 082 144 183 064

Salurkan Bantuan Anda :

Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi
Yayasan Minhajus Salaf Al-Islamy
Pondok Pesantren Imam Syafi'iy
Jln. Karantina Lintas Kedo - Tolo Tongga
Kel. Jati Wang Kec. Asakota Kota Bima NTB

atau :

Bank Syari'ah Mandiri (BSM) KCP. Bima : 4377012702 An. Wahyudin Al-Bimawi ( Rekening Ini Sdg Ada Complain Ke BSM Pusat )

Bank Syari'ah Mandiri (BSM) KCP. Bima : 7033992828 An. Wahyudin Al-Bimawi ( Rekening Pengganti )

Bank Nasional Indonesia (BNI) Cab. Bima : 0248065068 An. Wahyudin Al-Bimawi


Mohon Ada Konfirmasi, Apabila Ada Bantuan Baik Tgl Pengiriman maupun Besarnya yg dikirim. sebagai Bahan Laporan Kami.
juga agar tdk terjadi Fitnah.



MUQODDIMAH :

Sesungguhnya telah dijelaskan oleh Allah Azza Wa Jalla di dalam AL-Qur’an dan telah dijelaskan pula oleh Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa Salaam,
bahwa telah diperintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk menyantuni anak-anak yatim, menjaganya, memberi makan dan mendidiknya.
Allah Azza Wa Jalla mengancam melalui kalamnya di dalam Al-Qur’an dan melalui lisan Rosul-Nya Muhammad Shollallahu ‘Alaihi Wa Sallaam dengan
ancaman yang sangat keras kepada orang-orang yang tidak peduli kepada anak-anak yatim, tidak memberinya makan dan lebih-lebih lagi kepada orang-orang yang memakan
harta anak yatim tanpa hak.

Allah Jalla Wa ‘Ala berfirman :
“Adapun terhadap anak yatim maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang”. (Qs. Ad-Dhuha (93) : 9)


“Tahukah kamu orang-orang yang mendustakan agama…? Itulah orang-orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan fakir miskin”. (Qs. Al-Maa’un (107) : 1-3)

Dalam kitab Bahdzatun Naadzirin halaman 347-348. Syaikh Salim Bin ‘Ied Al-Hilali Hafidzahullohu Ta’ala menjelaskan tentang tafsir Qs. Al-Maa’un di atas.
Berfirman Allah Ar-Rahmaan : Tahukah kamu wahai Muhammad orang-orang yang mendustakan hari perhitungan dan hari pembalasan…?
Mereka adalah orang-orang yang menghardik anak yatim dan mendzolimi haknya, tidak memberinya makan dan tidak berbuat baik serta tidak memuliakan mereka.

Demikian juga Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa Sallaam adalah seorang yang menyayangi dan kasih sayang kepada orang-orang mukmin. Beliau memerintahkan
kepada ummatnya agar berbuat baik dan lemah lembut kepada anak-anak yatim, menyayangi dan mencintai mereka anak-anak yatim.

Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa Sallaam bersabda : “Saya dan orang-orang yang menyantuni anak-anak yatim di dalam surga seperti ini sambil memberi isyarat dengan jari telunjuk
dan jari tengah serta merenggangkan sedikit di antara kedua jari tersebut”. (Hadits Shohih Diriwayatkan Imam Bukhori).

Syaikh Salim Bin ‘Ied Al-Hilali menjelaskan tentang hadits ini : “………..diwajibkan kepada orang-orang yang beriman untuk memelihara anak-anak yatim, menyantuni dan mengurus harta kekayaannya.
Dan yang demikian itu merupakan sebab masuknya seseorang ke surga serta kesempatan menemani para nabi dan orang-orang yang shiddiq, orang-orang yang syahid dan orang-orang yang sholeh,
merekalah sebaik-baik teman”.

Anak-anak yatim dan fakir miskin adalah orang-orang yang lemah di antara kita. Menyantuni dan mengurus mereka adalah sebab datangnya rezki dan barokah dari Allah Ar-Rohman.

Dari Mush’ab Bin Sa’ad bin Abi Waqqosh Rodhiallahu ‘Anhu, ia berkata : “Saad merasa bahwa dirinya mempunyai kelebihan atas orang yang berada disekitarnya (para Sahabat yang lainnya),
kemudian Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa Sallaam bersabda : “Bukankah kalian mendapat pertolongan dan rezki berkat adanya orang-orang lemah diantara kalian…?”.
(Hadits Shohih Riwayat Imam Bukhori).

Dari Syuraih Khuwailid Bin ‘Amr Al-Khuza’i Rodhiallahu ‘Anhu, ia berkata bahwa Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa Sallaam bersabda :
“Yaa Allah, sesungguhnya aku menganggap dosa orang yang menyia-nyiakan hak dua macam orang-orang yang lemah yaitu anak yatim dan wanita”. (Hadits Hasan Riwayat An-Nasaa’i).


PROPOSAL BAHASA INGGRIS :

Assalaamu 'alaikum. Ustadzah Jiddan ayyuhal Moslem, all you yourselves have been disturbing activities.

ana Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi , Foundation Vice-Salaf Al-Islamy Minhajus
Orphan Boarding School Imam Syafi'iy Bima City NTB


This Short Message passing, we of The Foundation & Boarding Schools planning to release the land area of 72 Are for Rp. 15 million / Are

Such land planned for development as Pondok Pondok Putri who had been running 6 years there and still mix in a cottage
although the dorms and class separation that until now we continue to lack the class because of the many enthusiasts who go to school hut.

then from that, our helping hand Appeal From The Muhsinin who want to donate their wealth in Allah is
for the benefit of orphans. Insha Allah, Allah will add his property and as hereafter saving us all.

today, we are entering the land behind the dorm students urukan son because the dorm is moved backward. while the location of previous residence Local plan will be woken up 2 classes to cover the lack of an existing class.
urukan the land for Rp. 85 000 / truck and the location of the land requires urukan by about 400 trucks.

in addition, we also received decent marks used pake to be donated to orphans and children who are unable
residing / school at a boarding school for orphans.

for their help and participation, we say jazaakumulloh khoirul jazaa '.

Contact Person: 085 253 777 143, 087 866 767 529, 082 144 183 064

Distributes Help You:

Abu Hashif WahyudinAl-Bimawi
Al-Salaf Foundation Minhajus Islamy
Boarding School Imam Syafi'iy
Jln. Cross quarantine kedo - Tolo Tongga
Kel. Wang Jati subdistrict. NTB Asakota Bima City

or:

Bank Syariah Mandiri (BSM) KCP. Bima: 4377012702 An. Wahyudin Al-Bimawi (This account SDG There Complain to BSM Centre)

Bank Syariah Mandiri (BSM) KCP. Bima: 7033992828 An. Wahyudin Al-Bimawi (Replacement Account)

National Bank Indonesia (BNI) Cab. Bima: 0248065068 An. Wahyudin Al-Bimawi


Confirmation We There, Where There's Help Good Delivery Date and amount being sent. We report the material.
Defamation also lest there.



MUQODDIMAH:

Indeed been described by Allah Azza Wa Jalla in the Qur'aan and has been described also by Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wa Salaam,
that had been ordered to people of faith to sympathize orphans, take care, feed and educate.
Allah Azza Wa Jalla threatened by kalamnya in the Qur'an and through His Prophet Muhammad oral Shollallahu 'Alaihi Wa Sallaam with
a very strong threat to people who do not care for orphans, not to feed it and even more so to people who eat
orphan's property without right.

Allah Jalla Wa 'Ala said:
"As for the orphan so do not apply an arbitrary". (Surat Ad-Duha (93): 9)


"Do you know the people who reject religion ...? That those who rebuke the orphan, and does not recommend feeding the poor ". (Surat Al-Maa'un (107): 1-3)

In the book Bahdzatun Naadzirin pages 347-348. Sheikh Salim bin 'Eid Al-Hilali Hafidzahullohu Ta'ala describes the interpretation of Qs. Al-Maa'un above.
Allah Ar-Rahman said: Know ye, O Muhammad those who deny the Day of Judgment and the Day of Judgment ...?
They are the ones who rebuked mendzolimi orphans and their rights, do not feed him and do not do good and do not glorify them.

Likewise Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wa Sallaam is a love and affection to the believers. He ordered
to his community to do good and gentle to the orphans, their love and care of orphans.

Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wa Sallaam said: "I and those who sympathize orphans in Paradise like this, gesturing with her index finger
and middle fingers and stretch a little in between those two fingers. " (Hadith Imam Bukhari narrated Shohih).

Sheikh Salim bin 'Eid Al-Hilali explained this hadith: "........... obligated to people of faith to nurture orphans, served meals and take care of his wealth.
And so it is for entry into heaven, and the opportunity to accompany the prophets and those who Siddiq, people are martyrs and pious people,
they're the best of friends ".

Orphans and the poor are poor people among us. Sympathize and care for them is because the arrival of sustenance and blessing of Allah Ar-Rohman.

Of Mus'ab bin Sa'd bin Abi Waqqosh Rodhiallahu 'anhu, he said: "Saad feels that he has the advantage over those who were around him (the Companions of the others),
then Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wa Sallaam said: "Did not you get help and sustenance thanks to the weak people among you ...".
(Hadith Imam Bukhari Shohih History).

Of Syuraih Khuwailid Bin 'Amr Al-Khuza'i Rodhiallahu' anhu, he said that Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wa Sallaam said:
"Yaa Allah, I think the sins of people who wasted the rights of two kinds of people who are weak are orphans and women". (Hasan hadeeth History of An-Nasaa'i).




Untuk melihat foto kondisi pondok pesantren tersebut, silahkan melihat dan bertanya-tanya di akun facebook Ustadz Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi dengan alamat email abuhashif@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar