Senin, 05 Desember 2011

kabar ter baru serangan syi'ah di Yaman.

 telah datang kabar kepada saya tentang serbuan syi'ah laknatullah kepada ahlussunnah di yaman tepatnya di darul hadits yaman yang telah menewaskan beberapa santri asal indonesia. tetapi yang patut disayangkan media massa di indonesia tidak menayangkan atau memberitakan serangan ini. maka hendaklah kita sebagai seorang muslim hendaknya ikut turun serta menyebarkan berita ini, agar orang2 islam di dunia ini tahu akan musibah yang sedang menimpa saudara kita di yaman.. semoga Allah menolong mereka.. kabar update ter baru simak di http://isnad.net/




Kamis, 12 Muharram 1433H | 13:46 wib 
dari Abu Hazim (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya ” pagi ini kami mengubur 2 (dua) jenazah thullab dari ta’iz dan somali yang gugur kemarin -semoga Alloh merahmati para mujahidin dammaj- dan baru sempat diambil jenazahnya dari gunung tadi malam…Alhamdulillah ternyata thullab indonesia hanya luka tembak (al-Akh Amin, Ambon) ….dia (Amin) bersama Adam,Ambon -semoga Alloh melindungi mereka- belum sampai di evakuasi tadi malam, karena lokasinya cukup jauh dari markas kita di gunung al-Barroqoh …” -selesai-
12:39 wib 
Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Ana baru pulang dari Markiz, untuk sementara yang meninggal 5 (lima) Thullab, 1 (satu) Dammaji dan 65 (enam puluh lima) syi’ah” -selesai-
10:25 wib
Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Ana baru pulang dari gunung, untuk sementara yang tewas 4 thullab, 1 dammaji dan 40 syiah MATI -wallohu a’lam” -selesai-
06:38 wib
Dari Abu Hazim (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Perang tadi pagi (rabu kemarin) berhenti sebelum dzuhur, thullab gugur 3 (tiga) luka-luka beberap orang, thullab berhasil merebut posko dan bebera senjata berat mereka” -selesai-
Rabu, 11 Muharram 1433H |15:00 wib
Telah mengabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani “Pengeboman keji menimpa ikhwan kita di Dammaj. Dilaporkan ada yang gugur dan luka-luka. Semoga Allah merahmati para syuhada dan menyembuhkan ikhwan kita yang terluka. Semoga Allah menolong ikhwan kita di Dammaj dan mematahkan duri-duri Rafidhah Hutsih”
11:12 wib
Dari Abu Hazim (magetan) dari P ak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” sebelum shubuh, tadi syi’ah menyerang kami lagi di arah Gn.Mashrorah”,lalu terjadi baku tembak hingga pagi ini, mereka juga sudah jatuhkan beberapa bom mortir nya yang cukup besar ke gunung al-Barroqoh dan ke arah perumahan, pagi ini baku tembak semakin seru, Semoga Alloh jaga Mujahidin Dammaj dan Alloh hancurkan Syi’ah” -selesai-
11:00 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Perang masih berlangsung, Ahlussunnah maju menyerang rofidhoh di “Pos AbdulKarim” dilereng al-Barroqoh dan merebutnya. Alhamdulillah, selanjutnya menyerang “mashrohah” -selesai-
10:40 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” kemarin mereka (syi’ah) umumkan gencatan senjata, tapi menjelang adzan shubuh tadi benteng kami di al-Barroqoh diserang dengan gencar, sekarang sudah berkurang walau masih baku tembak,1 (satu) orang luka” -selesai-
10:17 wib
Dari Abu Ayyub (ngawi) dari Fuad (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “..ba’da shubuh mereka gempur lagi Gunung al-Barroqoh, banyak-banyak do’a..belum tahu pasti arah serangan, dari mereka saja atau dari ikhwah luar ikut serang mereka” -selesai-
03:52 wib
Telah mengabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani, dia mengabarkan dari Syaikh Robi’ berkata ” Demi Allah, aku melihat (jihad) ini adalah jihad fisabilillah..” selengkapnya
Selasa, 10 Muharram 1433H |20:03 wib
Dari Abu Hazim (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) berkata ” Alhamdulillah dammaj tenang, tapi tetap thullab harus selalu waspada, karena sebagian sniper syi’ah naik lagi ke gunung dan kandang-kadang menembaki yang lewat/yg lengah. Kemarin ada yang luka kakinya kena tembak, Alhamdulillah sehat. DUBES belum jadi kesini, karena belum ada ijin dari kementerian dalam negeri Yaman, karena mereka belum berani menjamin keamanaannya dan KBRI sudah telp/sms kita minta maaf tertunda. Tapi tetap semangat ingin ke dammaj, Adapun tentang kafilah yang mau datang, belum sampai dammaj. Mereka masih perang dengan syi’ah di beberapa tempat, syi’ah pun sepertinya sudah terdesak, Semoga Alloh binasakan mereka semua, kita disini masih qunut nazilah terus, ana sekarang lagi jaga di pos jaga. salam untuk Ihwah semua” -selesai-
13:55 wib
Telah mengabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani berkata ” Hari ini Rafidhah busuk melanggar gencatan senjata yang dibuat mereka di hadapan media massa dan lajnah untuk mengawasi gencatan senjata yang dipimpin oleh Shallah Harban ar-Rafidhi. Suatu kedustaan karena terluka tadi malam di jabal Barraqah Akh Hamzah Aljazairi karena masuknya peluru ke bagian bahunya dari belakang dan Dokter melakukan tindakan kepadanya berupa penjahitan luka dalam dan luar. Kondisinya tidak mengapa. Kami berdoa kepada Allah agar memberi kesembuhan kepadanya dan bagi saudara-saudara kita, dan membinasakan Rafidhah. Wahai media massa, bertaqwalah (takutlah) kalian kepada Allah akan diri-diri kalian dan tinggalkanlah kedustaan! Karena pemblokadean dan penembakan masih berlangsung. “-selesai-
01:20 wib
Berkata Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- ” Tawakkalna ‘Alalloh, hari ini pasukan muslimin di dekat Wailah berhasil membunuh 9 (sembilan) rofidhoh di wilayah Baqum” -selesai-
Senin, 9 Muharram 1433H | 17:42 wib
Telah dikabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani ” Penembakan sengit berlangsung seperti hujan -نسأل الله السلامة-  Terkena tembakan sniper: Akh Shabir Muhammad Ali di tangannya, dan Akh Ibrahim ash-Shubaihi al-Haji di pahanya. Media massa memberitakan bahwa blokade telah dibuka dan ada gencatan senjata dan sumbernya dari Rafidhah Pendusta Pendosa. Akan tetapi faktanya bahwa yang terjadi jelas bertentangan, pemblokadean masih berjalan dan penembakan dengan senjata ringan dan menengah masih berlangsung.  Dan rahmat Rabb-ku di atas semuanya.
16:08 wib
Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” Oya hari ahad 1 luka tembak di bahu, hari senin 1 luka tembak di paha. Adapun wilayah Sufyan kaum muslimin sedang gempur pusat rofidhoh di Ali Utsman” -selesai-
12:25 wib
Dari Abu Ayyub (ngawi) dari Akhynal fadhil Abu Fahd Fuad (dammaj) berkata ” ..safaroh (KBRI Yaman) tidak jadi jenguk Thullab Indonesia dan kirim bantuan ke Dammaj karena tidak ada jaminan keamanan..untuk kabar gembira dari mujahidin luar dammaj, kita tunggu kabar dari Syaikh Yahya saja, mereka juga masih sibuk perangi rofidhoh, mereka tidak akan sia-siakan pengorbanan thullab dengan berdamai dengan rofidhoh” -selesai-
01:20 wib
Dari hasan (magetan) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata “  Syaikh Yahya setelah mendapat masukan, beliau didepan umum rujuk pada pendapat bahwa besok (senin ini) adalah tanggal 9 (Muharram) dan selasa tanggal 10 (Muharram). Ini menunjukkan bahwa beliau  bukan orang sombong. Oya hari ini pasukan muslimin menyerang pusat rofidhoh di desa Ali Salim. Perang besar. Makin dekat dengan Dammaj. Di Propinsi Hajjah, muslimun berhasil habisi pasukan rofidhoh dan menangkap komandannya” -selesai-
dikabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani  (Dammaj) berkata ” Tunggulah wahai Ahlussunnah, Insya Alloh hari-hari kedepan akan ada dan datang kemenangan besar, biidznillah..”
Ahad, 8 Muharram 1433H | 10:51 wib
Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” ..Dammaj pun beberapa hari ini agak tenang, tapi kita tetap selalu waspada, insya Alloh nanti siang/sore (waktu dammaj) safaroh baru sampai, dari shon’a ke dammaj…semalam syaikh yahya menyebutkan akan kedatangan ikhwan dari seluruh qobilah ahlussunnah yang menyerang syi’ah, ± 4000 (empat ribu) orang sebentar lagi akan sampai di dammaj, yang dari shon’a dipimpin syaikh Muhammad bin Mani’ ” -selesai-
Sabtu, 7 Muharram 1433H |18:45 wib
Dari Abu Hazim (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) ” InsyaAlloh besok (ahad) safaroh (dubes RI) di shon’a akan jenguk thullab Indonesia di Dammaj dengan membawa bantuan makanan dll, tadi beliau telpon ke hp ikhwah disini” -selesai-
14:00 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” kami ditembaki lagi, pasukan muslimin terus bertambah, telah sampai didalam sho’dah dan gempur pemberontak yang ditimur dammaj. Menang terus tapi belum masuk dammaj karena musuh masih amat banyak” -selesai-
09:12 wib
Telah mengabarkan kepada kami dari Ahmad Banajah (malaysia) dan dari Abu Hazim (magetan) berkata ” 4000 (empat ribu) mujahidin telah tiba di sho’dah (6 km dari dammaj), syiah mulai mundur, mereka minta damai, syaikh yahya  bilang tidak ada damai (lafadz abu hazim), mereka minta fatwa syaikh yahya dicabut, syaikh bilang tidak punya kuasa, karena ini perang ahlussunnah sedunia dengan syiah al-hautis (lafadz ahmad banajah) ” -selesai-
00:18 wib
Dari Hasan (magetan) dari saudara kami yang mulia Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Sebelum ‘Ashr (jum’at kemarin) kami ditembaki, banyak orang kafir dan muslim awam yang lebih rohmah dari pada rofidhoh. Ba’da ‘ashr 9 (sembilan) mobil dari palang merah dan bulan sabit merah datang bawa bahan pangan dll” -selesai-
Jum’at, 6 Muharram 1433 H | 21:35 wib
Dari Abu Ayyub (ngawi) dari Fuad (dammaj) berkata ” beberapa menit yang lalu 3 (tiga) truk tronton berbendera palang merah dengan muatan penuh bahan makanan telah tiba di Dammaj, sebelumnya siang tadi rombongan tersebut dihujani hawn, semoga rombongan kabilah segera menyusul merangsek masuk dammaj” -selesai-
09:41 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Daffa (timika) dari Abu Zakaria Irham (dammaj) ketika ditanya tentang bagaimana bagaimana menyalurkan bantuan ke dammaj, berkata Abu Zakaria ” Alhamdulillah ‘ala kulli haal (segala puji bagi Alloh disetiap keadaan) kami baki-baik, belajar jalan terus sambil jaga-jaga dan bantu-bantu yang bisa dikerjakan. Orang-orang yaman saja gak bisa kirim bantuan barang dll, apalagi dari indonesia, karena jalan dikuasai musuh. Kami sedang menunggu sukarelawan MUJAHIDIN untuk menggempur musuh diluar dan kami bertahan di tempat-tempat kami. Tak ada bantuan yang lebih bermanfaat saat ini kecuali DOA dengan QUNUT, do’a pada SUJUD dan pada waktu-waktu MUSTAJABAH, khotib menghimbau masyarakat ..(terputus)”
0:47 wib
Dari Hasan (magetan) dari Akhuna al-Fadhil Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Ana masih hidup meski banyak musuh dalam selimut yang benci langkah-langkah ana yang mana ana sekedar penuhi sebagian permintaan ikhwah tanah air. Abu Ali al-Hakim (salah satu kepala syiah) dan 5 (lima) pengikutnya dikabarkan tewas dalam mobil yang meledak di Dhohyan. Serangan mereka hari ini (kamis, 6 Muharram) makin beringas. Bala bantuan muslimin telah lihat antena di puncak Mudawwar/dammaj. Oya ana mohon sms-sms (berita) yang ana kirim dijaga jangan sampai diringkas/dikurangi/ditambah. Oya kami ingin belajar tenang tapi syiah nyerang terus maka kami sekedar membela diri. Jika mereka mati salah sendiri. Salam” -selesai-
Kamis, 5 Muharram 1433H |14:18 wib
Dari Abu Hazim (magetan) dari Abu Yusuf (dammaj) berkata Syaikhuna Yahya al-Hajuri “…sudah ada fatwa Syaikh Sholeh Fauzan dan Syaikh Muhsin al-Abbad ” Afdholul Jihad Fii Dammaj” -selesai-
dari Abu Azzam (jakarta) dari Abu Hazim dari Abu Yusuf (Dammaj) berkata ” Dammaj digempur besar-besaran dengan Tank dan Roket, seorang al-Jazair tewas, seorang dammaji luka-luka” -selesai-
Catatan:
Kumpulan Fatwa Pembelaan Ulama Ahlussunnah terhadap Ahlul Dammaj bisa dibaca/didengar disini
14:13 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Usamah (Selangor,Malaysia) dari Abu Zaid Nazif al-Malizy (Dammaj) berkata ” Bismillaah..hari ini satu orang dari jazaaer meninggal kena serpihan peluru meriam katak. Semoga Alloh menjaga kami” -selesai-
Rabu, 4  Muharram 1433H | 18:19 wib
Telah dikabarkan pada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani  (Dammaj) berkata ” Saat ini pemboman parah terjadi di Dammaj, banyak mortir dijatuhkan, dan ada yang melukai seorang ahlul bilad. Perbanyak do’a kepada Alloh untuk keselamatan ikhwah kita di Dammaj” -selesai-
15:35 wib
Berkata Abu Ayyub (Ngawi) ” telp ana tadi dengan Fuad (dammaj) terpaksa diputus, Darul Hadits  Dammaj diserang cukup sengit, semoga Alloh melindungi ikhwah kita di Dammaj” -selesai-
14:41 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Usamah (Perlis,Malaysia) dari Abu Zaid Nazif al-Malizy (Dammaj) berkata “..yang kena tembak dengan snipper 2 (dua) orang itu sudah meninggal -rahimahullohu- diantara mereka berdua dari prancis dan satu dari libya. Perang semalam memang hebat, mereka (kafir rafidhoh) memulai menembak jam 10:00 (waktu dammaj), kalau ada apa-apa call jekat sini, kredit (pulsa) pun tinggal sedikit, selepas ini tidak tahu macam mana nak sms dan call ke sana. Semoga Alloh menolong kita semua” -selesai-
01:25 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz -semoga Alloh  menjaganya- berkata “..Afwan selama di gunung (al-Barroqoh) battery (hp) ana habis, Dammaj diserang terus sehingga harus bela diri..” -selesai-
Selasa, 3 Muharram 1433H | 02:57 wib
Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) berkata “..mohon do’anya, malam ini sejak pukul 22:00 (waktu dammaj) tadi syiah menyerang dammaj lagi dengan mortir dan rentetan peluru dari arah waton dekat madrosah dan puskesma, baku tembak semakin dahsyat…..” <terputus>
Senin, 2 Muharram 1433H | 23:49 wib

Daftar Para Mujahidin Ahlussunnah yang terlibat pertempuran pada tanggal 1 Muharram 1433H dan gugur saat pertempuran terjadi disekitar Gunung al-Barroqoh, Dammaj – Yaman
وَلاَ تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ أَمْوَاتاً بَلْ أَحْيَاء عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ
فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُواْ بِهِم مِّنْ خَلْفِهِمْ أَلاَّ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ
يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللّهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللّهَ لاَ يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ
Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki *
Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka , bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. *
Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman. *
(QS:Ali-Imron 169-171)

Download dibawah ini
  Daftar Thullab (pelajar) yang gugur pada pertempuran 1 Muharram 1433H (308.0 KiB, 2,893 hits)
Ahad, 1 Muharram 1433H | 21:43 wib
Dari Ikhsan bin Mandzur al-Bakistani berkata ” Baru saja 3 roket diluncurkan hutsiyyin (rafidhoh) ke Gn.Thullab. Semoga Alloh menyelamatkan dan menjaga mereka (para mujahid dammaj) Aaaamiin” -selesai-
19:58 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” JazakAllohukhoyro, Total akhir yang tewas 24 thallib (pelajar) 150 syiah. MUSLIMIIN dari wailah terus babat syiah dan rebut pos demi pos. Tinggal pos akhir, mereka telah lihat gunung dammaj” -selesai-
04:33 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Wa’alaykumussalaamwarohmatulloohiwabarokaatuh, Sudah berhenti. Pemberontak syiah gagal rebut gunung. 100 syiah MATI, 12 thollib Meninggal. Ahabbakumulloh” -selesai-
01:30 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Serangan agak reda, bantuan belum masuk, 7 (tujuh) thallib tewas, 5 mobil penuh mayat syiah pergi. 1200 (Seribu dua ratus) muslimin telah kumpul di (tempat) Syaikh Muhammad bin Mani’. Muslimin di wailah sedang perang dengan rafidhoh!” -selesai-
Sabtu, 1 Muharram 1433H | 22:18 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” 5 thallib tewas, 2 mobil rofidhoh pergi dari dammaj, penuh dengan mayat mereka, masih perang seru.  Detik ini syaikh yahya umumkan kewajiban jihad melawan pemberontak rofidhoh. salam” -selesai-
2 (dua) 3 (tiga) pelajar yang telah menjemput syahadah 2 dari Indonesia dan 1 dari Malaysia, SEMOGA ALLOH MENEMPATKAN DI JANNAH-NYA DAN BERSAMA PARA SYUHADAH DARI KALANGAN AHLUSSUNNAH YANG TELAH MENDAHULUINYA. -Amiin-
20:59 wib

Berkata saudara kami yang mulia Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- “Antum bertekad tanya ana tentang kondisi hari ini maka baiklah ana jawab, mereka berbuat penghianatan besar terhadap kesepakatan, Hari ini hujan BOM sejak jam 11 sampai sebelum maghrib (waktu dammaj). Insya Alloh utang dan amanah akan ana bayar jika umur panjang. Jika setelah ini kita tidak jumpa lagi, ana mohon diiklashkan ya, atau biar mas Ahmad disemarang yang bantu, maafkan seluruh kesalahan ana.” -selesai-
Catatan: Peperangan diatas gunung barroqoh dan gunung thullab semakin membara, dengan dipersenjataan apa adanya, seluruh thullab yang diatas gunung membela diri, bantuan personil baru bisa kita lakukan menunggu gelap setelah maghrib, saat ini mereka terus memborbardir gunung barroqoh dan memberondong peluru, yang lain di masjid sambil terus mendo’akan
17:59 wib
Dari Abu Ayyub (Ngawi) dari Fuadh (Dammaj) “Hari ini (16:36 wib) selama 1 jam lebih dammaj dibombardir dengan senjata berat,termasuk senjata pelontar jarak jauh, rofidhoh bernafsu menguasai gunung, mohon banyak do’a dari ikhwah” -selesai-
06:22 wib
Dari Abu Hazim (magetan) dari Abu Ishaq (Dammaj) berkata “Alhamdulillah hari ini ada 30 (tiga puluh) orang rafidhoh mati diluar dammaj diserang para pembela dammaj, sekarang mereka dalam perjalanan ke dammaj ingin menyerang nuqtho (kampung syiah) Insya Alloh” -selesai-
Jumat, 29 Dzulhijjah 1432H | 18:58 wib
Dari Abu Laith Yusuf britoni (Dammaj) berkata “Kemarin saudara Muhammad As-Suwary telah memberitahu kami, bahwa musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya, Raafidhah, telah memulai pemberontakan di desa Hajoor. Penduduk hajoor membendung serangan mereka dan mengejar serta membunuh lebih dari 20 houtis (Syiah) dan segala pujian adalah untuk Allah. Dia melaporkan bahwa hari ini mereka telah membunuh sejumlah besar houtis. Alhamdulillahi Wahdah
Kamis, 28 Dzulhijjah 1432H | 04:31 wib
Dari Abu Laith Yusuf britoni (Dammaj) dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani -semoga Alloh menjaga mereka semua- berkata ” Hari ini di Dammaj sama seperti yang telah lalu, seminggu/dua minggu terakhir, para mediator datang  (lajnah ishlah) dan houtis (rafidhoh) berhenti menembak, kemudian setelah mereka pergi, mereka (rofidhoh) memulai lagi.
Selasa, 26 Dzulhijjah 1432H |19:00 wib
Dari Abu Laith Yusuf Britoni (Dammaj) “..Hari ini blokade masih berlanjut dan para sniper syiah masih berperang dengan tentara-tentara Alloh, seorang dammaji terluka dikakinya -kita mohon kepada Alloh menyebuhkan lukanya-.  Tidak ada seorangpun yang dapat meredakan kecuali Allah, Tidak ada seorangpun yang dapat membantu kecuali Allah, Tidak ada seorangpun yang dapat memberikan rejeki kecuali Allah.
ولقد سبقت كلمتنا لعبادنا المرسلين () إنهم لهم المنصورون () وإن جندنا لهم الغالبون
Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul () (yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan () Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang. (Ash-Shaaffat:171-173)
Malam ini dibayangi oleh suara penembak jitu sampai pagi datang (seperti biasanya)  Anda dapat melihat keajaiban dari sisi Allah – yang Maha Tinggi- sebagian houthis (rafidhoh) berbaring tak bergerak, hancur, sebagaimana Allah telah menyebabkan banyak yang binasa, dan segala puji hanya milik Alloh. -selesai-
Ahad, 24 Dzulhijjah 1432H |19:25 wib
Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya-  berkata ” Alhamdulillah ana lebih sehat dari kemarin-kemarin . JazakAlloh atas do’anya. Adapun dammaj, 2 (dua) hari terakhir ini banyak sekali terjadi baku tembak, karena syi’ah yang ada di gunung sebelah utara gunung al-Barroqoh yang dijaga thullab, mereka mulai menembak secara membabibuta kearah masjid, tempat wudhu, hammamat (komplek kamar mandi) dimasjid, maktabah, jalan-jalan dll. Hingga tadi pagi ba’da syuruq ketika thullab sedang muroja’ah/tasmi’ al-Qur’an dimasjid. Seoarang thullab yang akan wudhu tertembak ditempat wudhu, kena bahu dan dadanya -Alhamdulillah- hanya terserempet peluru dan masih hidup, tapi menjelang dzhuhur seorang wanita dammaji tertembak didepan musholla khusus nisa’ ketika akab sholat, langsung meninggal -semoga Alloh merahmatinya-” -selesai-
08:25 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “..Bantuan dari Alloh terus datang. Bantuan dari Manusia terus mengalir dan tertampung di ****** karena pintu belum terbuka. Yang mati dari syiah sekitar 72 (tujuh puluh dua), dari thullab 2 (dua), dari dammaji luka 2 (dua). Lajnah ishlah sering datang untuk paksa kami serahkan (gunung) al-Barroqoh, tapi Syaikh Yahya tolak. JazakAllohukhoyron. Salam” -selesai-
Sabtu, 23 Dzulhijjah 1432H | 14:03 wib
Dari Abu Ubayd Fadly (mangkutana) berkata ” ini sms (berita) dari salah seorang ummahat di Yaman ke keluarga ana, semoga bisa memberi semangat kepada teman-teman untuk terus berdo’a (berkata Ummu Yahya) ” Keif haluk ? Bagaima kabar salafiyyin indonesia dan fitnah kemarin ? sudah hampir 1 bulan rafidhoh blokir jalan, bahan makanan tidak bisa masuk, MasyaAlloh pertolongan Alloh begitu dekat dan nyata. Saat perang begini dentum peluru syiah setiap saat mengincar thullab, namun yang korban kebanyakan syiah dan Alhamdulillah kami masih bisa makan dan tidur enak, Alloh berikan ketenangan ketergaran dalam hati-hati kami walaupun bahan makanan menipis kami selalu punya senjata do’a dan setelahnya selalu ada rejeki yang melimpah. Do’a qunut setia masjid jadikan Dammaj penuh berkah, sesungguhya sabar itu indah, doa’nya umm” -selesai-
Catatan:
Kami menerima kabar dari Akhuna Abu Fairuz -sem0ga Alloh menjaganya- dan kami kutip dari berita ini dibalik pos jaga zawaid, dia berkata ” …Sampai hari ini rofidhoh yang tewas dalam perang dammaj sekitar 70 (tujuh puluh) orang. Orang dammaj bilang ” ini dengan sebab do’a qunut syaikh Yahya dan Syaikh Ahmad….”
Jumat, 22 Dzulhijjah 1432H | 14:35 wib
Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Alhamdulillah hari ini dammaj lebih tenang daripada kemarin, tapi kewaspadaan seluruh thullab tetap tidak boleh berkurang, setiap saat sniper mengincar, terutama jam-jam mendekati sholat 5 waktu / sholat jum’at, jalan harus lewat khondaq (parit) atau harus berlari agar aman. Alhamdulillah masyaikh sehat, dars (pelajaran) tetap jalan terus, qunut nazilah tetap terus dilakukan, belum ada bantuan yang masuk. Syaikh terus menganjurkan kita agar banyak sabar, tawakal dan mengharap pertolongan Alloh, Alhamdulilah rejeki dan makanan dari pondok masih ada meski sedikit-sedikit, salam untuk semua” -selesai-
04:50 wib
Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Hari ini jum’at 22 dzulhijjah 1432H, genap 1 (satu) bulan dammaj diboikot/diembargo orang-orang syiah, dan hampir 1 bulan pula (22 hari) peperangan dengan mereka berjalan, Alhamdulillah korban dari thullab sedikit sekali (2 gugur syahid -insyaAlloh) dan beberapa orang luka tembak dan masih hidup sampai sekarang. Sedangkan dari syiah yang mati dan luka sangat banyak. Saat bahan makanan semakin krisis dan saat thullab belajar atau ribath dalam keadaan menahan lapar, Syaikh kami (Syaikh Yahya al-Hajuri) tetap  menganjurkan tetap sabar dan tsiqotun billah (yaqin dengan pertolongan Alloh), tetap terus berdoa pada-Nya, hingga apabila Iman terasa diguncang-guncang, Alloh berfirman “Alaa inna nashrollohi qoriib” (Qs: Al-Baqoroh:214)
Pak Yoyok berkata “Ya Alloh hamba-Mu ini dho’if (lemah), berilah kekuatan, karena Engkau lah yang Maha Kuat dan Perkasa, Ya Alloh, hamba-Mu ini sakit, sembuhkanlah, karena hanya Engkau Dzat Yang Menyebuhkan segala penyakit. Ya Allo, hamba-Mu ini didzholimi musuh yang kafir, sirnakanlah kedzholiman mereka, karena hanya Engkau yang bisa menyingkirkan segala makar dan kedzholiman. Ya Alloh, hamba-Mu ini lapar dan kekurangan, berilah kami rejeki dan kecukupan. karena Engkau Maha Kaya dan Pemberi Rejeki. Ya Alloh hamba-Mu ini hanya bisa mengadu kepada-Mu, sungguh ujian-Mu sangat berat, semoga bisa menghapus dosa-d0sa kami dan meninggikan derajat kami, karena itu karuniakan kesabaran pada kami..Aamiin” -selesai-
Dari Abu Muhammad (semarang) dari Ahmad Banajah (Malaysia) ” Meski ditampakkan ketegaran tanpa takut berjihad, tetapi sungguh mereka butuh bantuan dari saudara-saudaranya, dan Alloh sebaik-baik penolong. Maka para thullab yang biasanya 2x sehari bisa jadi 1x sehari. Allohul musta’aan, makan dan minum terbatas, banyak yang sakit..ada anak-anak dan bayi yang wafat karena kurangnya obat. Dikabarkan juga setelah ceramah Syaikh Yahya yang terakhir, Syaikh Robi’ telepon lagi dan kata khalid gharbani (pengelola aloloom.net) syaikh Robi’ menunjukkan kuatir seperti orang tua ke anaknya” -selesai-
Kamis, 21 Dzulhijjah 1432H | 02:18 wib
Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Syaikh Yahya dan kami semua juga marah pada makar Syiah, tapi amunisi amat terbatas sehingga kami tak layani tembakan satu-satu. Alhamdulillah syiah mati hari Selasa 3 (tiga) orang, Rabu sore syiah khianati lagi perdamaian (yang mereka buat sendiri, red), mereka mau pasang ranjau untuk ledakkan mobil kepala-kepala kabilah dammaj yang temui Lajnah Ishlah. Kepergok orang-orang dammaj dan ditembaki, 2 (syiah) mati” -selesai-
Rabu, 20 Dzulhijjah 1432H | 20.17 wib
Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya-  ” Syiah memang penghianat najis. Baru 3 jam ajak damai, maka mereka dibiarkan sambil angkati mayat (rekan) mereka, ternyata mereka tembak teman kami yang mungkin agak santai, dengan kaliber 12,7. Syafahulloh. Syaikh yahya langsung beri peringatan umum untuk waspada” -selesai-
18.58 wib
Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya-  ” Assalamu’alaykum, ana baik-baik saja. Bantuan belum bisa masuk, Selasa pagi syiah lukai 1 tholib, maka terjadi perang besar sampai maghrib. 3 tholib dan 1 dammaji luka, kerugian syiah cukup besar,tapi ana tidak tahu rinciannya, yang jelas 1 pos mereka di (sekitar Gunung) Barroqoh behasil direbut (Ahlussunnah). Alhamdulillah, tadi pagi perang lalu berhenti sementara. Salam ” -selesai-
Selasa, 19 Dzulhijjah 1432H |21:41 wib
Dari Abu Ayyub (Ngawi) dari Abu Zur’ah Zulfa (Murid Abu Hazim di Magetan) dari Fuad Abu Fadh (Dammaj) berkata “Saat ini sedang jaga digunung, lagi dihujani peluru rofidhoh, sejak pagi baku tembak sengit dengan rofidhoh al-anjas al-arjas” -selesai-
09:05 wib
Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Assalamu’alaykumwarohmatulloohi wabarokaatuh. Kepada ikhwah yang membebani kami untuk tanya sikap Syaikh Yahya tentang ikhwah yang memberitakan rincian kejahatan syiah terhadap dammaj, kami menjawab ” Syaikh Yahya sendiri malam tadi menceritakan kekejaman syiah terhadap dammaj secara rinci, tentang pengepungan jahat mereka yang buat muslimin tidak dapat makanan pokok, orang tua renta yang sakit tidak bisa berobat, wanita keguguran dan tidak bisa dirawat dengan baik, ruang gerak tinggal 250 meter, itupun peluru-peluru syiah berhamburan di jalan-jalan dan disela-sela rumah dan depan masjid. Ini semua beliau ceritakan dan beliau siarkan ke seluruh dunia dan diakhiri denan seruan Dengan Nama Alloh agar muslimin menegakkan kewajiban untuk menghadang kejahatan syiah disini.  Alhamdulillah. semoga Alloh senantiasa membimbing dan memberkahi kita semua. Banyak yang tanya tentang tim bantuan makanan dan lain-lain, Tim sudah mendekati Dammaj dan dikawal 20 kepala kabilah dari wailah dan sudah kirim utusan ke syiah agar bisa masuk dammaj dengan damai, tapi syiah menghalangi (menolak, red). Wallohu a’lam untuk hari selasa ini karena tim bertekad akan masuk. Oya hari senin 2 thalib luka. ” -selesai-
01:31 wib
Berkata Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- “Malam tadi Syaikh Yahya membongkar alur makar rofidhoh dalam beberapa bulan ini. Beliau menyeruh seluruh muslimin yaman dan luar yaman untuk berjuang melawan kejahatan mereka. Ya Akhi, mukminin adalah 1 (satu) tubuh. Jika sekedar bantu Qunut saja, sebagian orang tidak mau” -selesai-
Senin, 18 Dzulhijjah 1432 | 12:40 wib
Dari Hasan (magetan) dari al-Akh Fuad Abu Fadh berkata “Tadi malam adalah hari Ied rofidhoh, tidak ada pertempuran besar-besaran, cuman sniper terus mengintai, kami minim amunisi Alhamdulillah kemarin sore Syaikhuna Yahya memberikan nasehat agar jangan takut mati dan hati-hati terhadap bidikan sniper syiah” -selesai-
03:28 wib
Dari Akhuna Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) berkata “Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokaatuh, Orang yang didzholimi dan sabar pasti ditolong Alloh. Hasil hari ini 2 (dua) Dammaji – 2 (dua) Tholib LUKA,  7 (tujuh) syiah MATI. 1 (satu) mobil mereka terbakar. -selesai-
Ahad, 17 Dzulhijjah 1432 | 18:08 wib
Berkata Abu Fairuz – semoga Alloh menjaganya- ” Hari ini baku tembak sengit. 2 (dua) Dammaji (penduduk dammaj,red) dan 1 (satu) tholib luka. Dari pihak syi’ah ana tidak tahu” -selesai-
03:35 wib
Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (Dammaj) berkata ” JazakAllohukhoyro, sore tadi 1 (satu) tholib tertembak kakinya. Bala bantuan baru sampai Yatamah. Isya ini qunut Syaikh Ahmad mengharukan. InsyaAlloh kita menang. -selesai-
Sabtu, 16 Dzulhijjah 1432H | 22:12 wib
Berkata Abu Fairuz “Ana bukan wartawan, akan tetapi disyariatkan membongkar kebathilan ahli bathil. Syi’ah terus-terusan khianati gencatan senjata. Hari ini mereka berkali-kali menembaki hingga lukai kaki 1 (satu)  thallib. -selesai-
16:23
Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Hazim (magetan) dari Abu Ishaq (dammaj) berkata ” Alhamdulillah keadaan kami baik-baik saja. Jalan belum dibuka sampai sekarang dan infonya para Qobail akan datang ke dammaj membawa makanan untuk kami. Mohon do’a para ikhwah -selesai-
Jum’at, 15 Dzulhijjah 1432H | 15:23

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- JazakAllohukhoiro atas hiburan dan pembelaan yag haq dari antum semua, tadi rofidhoh masih nembaki kami, tapi sudah jarang-jarang karena ada tekanan dari lajnah. Jumlah sementara yang mati dari mereka (rofidhoh, red) 22 diwilayah Dammaj, 36 di so’dah. Kami tak percaya tahayyul tapi beberapa penjaga lihat burung putih mengkilat tak dikenal jenisnya terbang dikampung Nuqu’ lalu hilang, lalu ditemukan mayat-mayat rofidhoh tanpa kepala. Ada tertimpa bengkak-bengkak tanpa diketahui sebabnya. Para perempuan rofidhoh yang di Nuqu’ dan Shohwah banyak nangis dengar qunut (nazilah, red) Syaikh” -selesai-
11:09 wib

Bantuan dari berbagai kabilah yaman telah bergerak ditempat Syaikh Muhammad bin Maani’ di Shon’a dan dikawal 100 personel tempur.  InsyaAlloh telah tiba di Jawf tadi malam. Lalu ke wailah -selesai-
10:10 wib
Dari Hasan (Magetan) aku mendengar khobar dari Akh Tamim (Baganbatu, Riau) dari Abu Hanifah (Dammaj) berkata ” Kemarin ada pasukan burung putih turun dari langit, burung-burung itu memenggal kepala-kepala penjaga pos syiah, (berkata Tamim) ” namun ia tidak kabarkan berapa orang yang dipenggal burung-burung tersebut. Wallohu a’lam” -selesai-
Berkata Hasan “Allohu Akbar, teringat do’a qunut Syaikh Yahya -semoga Alloh menjaganya- meminta keajaiban dari Langit.”
02:14 wib
Bantuan dari seluruh kabilah Yaman dan dari Saudi telah bergerak dari tempat Syaikh Muhammad bin Maani’ di Shon’a dan dikawal 100 prajurit tempur. Insya Alloh akan tiba di jawf malam ini. -selesai-
Kamis, 14 Dzulhijjah 1432H |18:14 wib
Dari Akhuna Fuad Abu Fahd -semoga Alloh menjaganya- berkata Tembakan-tembakan hari ini istirahat, bantuan pangan sedang berusaha untuk masuk, tapi masih sembunyi-sembunyi. Alhamdulillah ada salam dari Syaikh al-Imam dan Syaikh Dzammary untuk Syaikh Yahya dan Tolabah.  Insya Alloh boikot ini ada hikmah dan tersebarnya dakwah SALAFIYYAH bahkan Misyari Rosyid (al-Ikhwani, red)  dan Fuyus punya Abdurrahman Mar’i  al-Hizbi pun berdo’a qunut nazilah buat Dammaj” -selesai-
03:03 wib
Pak Yoyok (Dammaj) berkata ” Malam ini 1 (satu) thullab dari Taiz,Yaman gugur lagi di Dammaj, saat tugas (ribath) di Matras (pos jaga) tertembak perut dan punggunya ba’da isya tadi malam, padahal 2 hari yang lalu syi’ah minta damai, Dasar kadzdzab (pendusta). Tapi insya Alloh thullab masih selalu siaga semuanya. Mohon selalu do’anya. barokAllohufiyk “
Rabu, 13 Dzulhijjah 1432H | 21:26 wib
Saudara kami Aliy Blora -semoga Alloh menjaganya- yang saat ini berada di Darul Hadits Dammaj bersama pejuang-pejuang Ahlussunnah disana berkata  “Kemarin datang Lajnah (semacam panitia) mendamaikan dua kubu. Namun Alloh yang tahu siapa sebenarnya KOMPLOTAN LAJNAH YANG BERDIRI dua kubu ini (Antara Ahlussunanh dan Syiah Rafidhoh -Laknat Alloh, Malaikat dan Penduduk Langit atasmu wahai Syi’ah rofidho  dan yang membuat makar terhadap Ahlussunnah di Dammaj- ,red). yang justru setiap kedatangan mereka menguntungkan rofidhi. Katanya hari ini damai tetap masih terdengar beberapa tembakan menteror kami dan sholat masih qunut (nazilah) terus. Jalan masih diblokir belum dibuka. Justru momen kendatangan lajnah merupakan kesempatan bagi rowafid untuk bangun barikade, mempersempit area kita terkhusus diatas gunung al-Barroqoh sebelah barat Markiz  kita.  Rowafid -laknat Alloh dan penduduk langit atasmu- hanya kira-kira 150 meter didepan kita. Ringkasnya sekarang belum aman dan kita tidak percaya dengan mereka. Kami bil khoir dan sampaikan salam kami kepada ikhwah semua tanpa terkecuali. -selesai-
18:29 wib
Berkata Abu Fairuz  -semoga Alloh menjaganya- ” Hari ini gencatan senjata,  sepi. Tapi kami masih terkurung. Ana harus hemat pulsa untuk bertahan hidup. BarokAllohufiykum.”
Selasa, 12 Dzulhijjah 1432H | 18:45 wib
Pagi ini mereka tembaki dinding-dinding kamar ‘Uzzab, tidak ada korban. Sekitar jam 10 pagi (waku dammaj,ed) datang Lajnah untuk cari titik temu gencatan senjata. Truk bantuan untuk musuh (rafidhah) masuk, sementara bantuan dari kota-kota untuk kami tetap saja tertahan jauh di luar. Banyak makar dan kelicikan dibalik kedatangan lajnah ini yang kami tahu, tapi tidak bisa kami ceritakan pada antum yang ditanah air. Ana kuatir yang di Indonesia ‘takut’ akan nasib kami lalu minta kami keluar dari Dammaj. Niat mereka  baik tapi salah,  kami wajib balas budi pada syaikh kami dan ahlul dammaj, yang menginginkan kami meninggalkan dammaj, tapi mereka tidak tahu bahwa kami berdosa besar jika lari dari peperangan dan tinggalkan orang yang amat berjasa pada kami menyabung nyawa sendiri. Alhamdulillah kami dijaga Alloh. Tawakkalna ‘alalloh. Semoga menolong antum semua. Salam buat ikhwah. -selesai-
03:39  wib
Kami makin terdesak secara ekonomi, geografi dan amunisi. Syaikh Yahya dan Syaikh Ahmad Wushobi (Imam Masjid Markiz) dalam qunut Nazilah mohon agar Alloh tunjukkan keajaiban kekuasaan-Nya. Kami pasrah pada pengaturan Alloh saja. Hari ini di so’dah ditemukan 6 mayat rofidhoh tanpa kepala, tidak tahu siapa yang menjagalnya (berita dari Rumah Sakit)
Senin, 11 Dzulhijjah 1432H |22:15 wib
Kami hanyalah thullab, tapi pemberontak rofidhoh ingin kuasai tanah sempit ini dan ambil nyawa kami. Mereka tambah 2 (dua) pos baru di kaki gunung Baroqoh, dan terus tembaki kami. Siang tadi 1 (satu) bapak dari dammaj tertembak punggungnya, tidak berbahaya. Sore ini baku tembak sengit kami di dzholimi dan membela diri. Alloh pasti tolong kami. al-Imam Ibnul Qoyyim -rahimahulloh- berkata ” Jika sang hamba menegakkan kebenaran terhadap orang lain dan terhadap dirinya sendiri lebih dulu, dan berdirinya itu adalah dengan mohon pertolongan Alloh dan karena Alloh, tiada sesuatupun yang bisa mengalahkannya. Sekalipun langit, bumi, dan gunung membuat makar padanya pastilah Alloh akan mencukupi kebutuhannya dan menjadikan untuknya jalan keluar” Sore ini 5 Rofidhoh Tewas: 1 di Jamimah, 1 di kaki Baroqoh, 3 di Nuqu’ kami tawakal pada Alloh.
17:40 wib
Alhamdulillah, Alloh gagalkan mereka bahkan 1 pemimpin mereka di Nuqu’ (300 meter sebelah utara dammaj)  tewas. Senin pagi ini mereka nembaki markiz ini dengan gencar. Dinding masjid, perpustakaan dan kamar mandi ma’had yang tinggi menjulang dihantam. Dinding rumah Amin al-Amroni bolong besar dihantam peluru besar. Teman-teman yang di son’a sudah usaha penuh untuk tembus kepungan tapi belum bisa. Barang siapa tawakkal kepada Alloh, maka akan dicukupi.
04:35 wib

Ahad kemarin rofidhoh nyusup ke Gunung Baroqoh. Begitu diberi tembakan langsung lari balik. Seharian ini kami ditembaki mereka dari berbagai arah. Mayoritas gunung memang mereka kuasai. Thullab berusaha perdalam parit dan perbanyak karung-karung pasir untuk perlindungan jalan terutama bagi wanita dan anak-anak. Kami tetap menuntut ilmu, tawakkal kepada Alloh. kami tidak banyak harap pada politikus seperti Presiden Ali Abdulloh. komandan barak Qofl dan Kahlan waffaqohumulloh. Semoga Alloh berikami keamanan hidup dan ketentraman belajar seperti biasa atay mati syahid didzolimi oleh kafir harbi. Malam ini sniper rofidhoh masi cari-cari kelengahan kami. Pengawal desa setia menghalau mereka.
Ahad, 10 Dzulhujjah 1432H | 18:43 wib
So’dah mulai bertindak tegas pada rofidhoh. Hari Idul Adha ini muslimun kurban 30 “Ekor” Rofidhoh. Ada ledakan dahsyat yang hantam sekumpulan rofidhoh. 30 orang tewas.
18:43 wib
Listrik pondok sekarang hanya untuk Masjid dan lokasi vital. Tetapi Alhamdulillah kondisi kami jauh lebih baik daripada kondisi ekonomi Rosululloh -saat diblokade kafir quraisy-
08:11 wib
Alhamdulillah kami baik2 saja, penjagaan ketat disertai ketenangan hati. Satu jam sebelum  shubuh ini suasana hening, Oya permisalan mukminin dalam sikap saling cinta, saling sayang dan saling menolong bagaikan satu tubuh. Rasa sakit yang dialami oleh salah satu anggota badan akan menyeru semuanya untuk turut bereaksi dengan demam dan tidak bisa tidur. Kasih sayang kami dan masyarakat dammaj juga makin menguat. Ribuan salafiyyin di Yaman dan Saudi bertekad akan mengirimkan bantuan dan mendobrak blokade ke Dammaj. Kami, andaikata markiz ma’bar/mafroq (yang dipimpin syaikh Muhammad al-Imam, Mafroq dipimpin Syaikh Abdul Aziz al-Buroi yang sekarang masih dinasehati oleh Syaikh Yahya,red) dan lain-lain yang penuh dengan hizb mar’iyyin itu dihantam rofidhoh, niscaya kami marah dan tidak rela terhadap rofidhoh. Akan tetapi sebagian hizbiyyun tadi justru senang Markiz (Ahlussunnah) di Dammaj hancur. Bahkan pada perang ke-6 (enam) sekitar 2(dua) tahun yang lalu sebagian dari mereka menyatakan akan sujud syukur jika dammaj hancur. Bahkan sekitar 6 (enam) bulan yang lalu saat rafidhoh kuasai gunung Utsman (yang tidak jauh dari sini) lewat jual beli dengan oknum tentara penghianat negara, berkatalah seorang syaikh Hizb Mar’iyin: “Inilah akhir dari si hajuri). Demikianlah busuknya hati mereka, melebihi kebanyakan hizbiyyin. Luqmaniyyin (pengikut  khowarij di Indonesia dimasa lasykar jihad dan mubtadi’ yakni luqman ba’abduh si pencela sunnah dan ulama sunnah, red) cuma bagian ekor saja. Jika kalam Syaikh Robi’ cocok dengan hawa nafsu mereka, maka mereka agungkan sekalipun bertentangan dengan Qur’an dan Sunnah dan Salaful Ummah. Tapi jika kalam beliau cocok dengan 3 (tiga) landasan agama ini sementara tidak sesuai dengan nafsu mereka, maka merekapun menyembunyikannya. Alhamdulillah kami walau dikepung amat ketat dan kondisi ekonomi makin parah, kami tidak butuh mereka. Kami tak butuh tulis proposal pada siapapun. Tawakkal kami pada Alloh. Kami terus-terusan merasakan hujan barokah dari langit. Rofidhoh tidak sanggup blokir jalur langit. Ana mohon diri dulu ya. Ana turut gembira atas berita bersatunya muslimin di wilayah timur untuk Idul Adha hari ini dalam suasana aman dan tentram. Tolong sampaikan salam kami pada saudara-saudara kami di tanah air.
Catatan Redaksi
Kami menerima beberapa SMS (089704091xx) diantaranya dari Budak Luqman Ba’abduh memakai nama  samaran Abdurrohman bin Abdillah Abdillah bin Abdurrahman bin Adam. (Panggilan keren dari si Majhul  “Kera Ngalam” – Abdul Ghofur disetiap artikel-artikel yang beredar gerakan bawah tanah melalui milis-milis gelap, tidak berani menampilkan disitus-situs resmi hizbi semisal www.salafy.or.id dan sekutunya di indonesia) dengan isi SMS ” Orang Rofidhoh tahu benar bahwa al-Hajuri dengan segenap hajuriyyun sedang memerangi ahlussunnah bersama ulama, maka kepada siapa kalian ber-tasawul wahai para haddadiyyun hajuriyyun ?….”
Sabtu, 9 Dzulhijjah 1432H | 21:11 wib
Sore ini (17:11 waktu dammaj) sniper syiah makin gila, jalur yang menghubungkan perumahan Mazro’ah ke Masjid Markiz mereka tembaki. Para thullab tertahan, tiada korban.  Sebelum Dzuhur 4 (empat) syiah tewas dalam baku tembak. Ba’da Ashr syiah menembaki perpustakaan, 1 peluru tembus jendela-selesai-
14:37 wib
Sabtu pagi hari Arofah, rofidhoh yang di wathon kumandangkan ceramah pakai pengeras suara. Keras sekali, sementara yang digunung menembaki kami. Sekitar pukul 09:45 (13:45 wib, ed) ganti nyanyian mereka yang terdengar keras. Gubenur so’dah Kepala kabilah besar datang kesini meminta penghentian baku tembak.  Kami senang karena ingin idul adha dengan tenang dan hidup aman. Selama setengah jam dunia terasa tentram. Tapi pukul 10:45 (14:45 wib) rofidhoh menembak lagi, maka masyarakatpun membalas sampai kini masih adu tembak dengan skala jarang-jarang. salam -selesai-
Jum’at,  8  Dzulhijjah 1432H | 23:30 wib
Berita terakhir sebelum maghrib dari petugas rumah sakit so’dah, 7(tujuh) syiah tewas dalam insiden hari jum’at ini. Dari sunni tiada tambahan. Malam ini hening, ada kerja bakti gali parit
21:07 wib
Untuk total sejak pagi s.d sore ini, 1 thalib tewas, 1 luka, 2 masyarakat dammaj luka, 3 syiah diusung lari ke rumah sakit sekitar so’dah. Dari rumah sakit itu datang berita bahwa 3 syiah tewas. Oya beberapa hari yang lalu 3 syiah di wathon (150 meter) dari masjid dammaj mati. 1 karena dipatuk ular, 1 diterkam heina, 1 naik motor nabrak dinding dan mati. Sampai kini masih perang -selesai-
17:35 wib
Jum’at pagi yang hening dirobek oleh Sniper pemberontak, syi’ah nembak mati shahabat ana Mu’adz al-Abyani -semoga Alloh merahmatinya-.  Maka terjadilah perang sampai sekarang. -selesai-
Kamis, 7 Dzulhijjah 1432H | 16:14 wib
Assalamu’alaykumwarohmatullohi wabarokaatuh. Rofidhoh makin jahat dalam melanggar kehormatan wilayah Dammaj. Hari ini 10 menit sebelum dzuhur mereka datang dan pasang pos 60 meter dari pos thullab di Hadeb. Lalu tiba-tiba saja rofidhoh yang di wathon menembaki ke arah markiz ini. Terjadi baku tembak dengan thullab. Suasana tenang tapi penjagaan dipertebal.
Rabu, 6  Dzulhijjah 1432H | 16:00 wib

Syaikh Muhammad Mani’ di Son’a sudah fatwa agar para Thullab siap-siap berangkat menembus blokade bersatu dengan Thullab Dammaj. Sekarang salafiyyun terkonsentrasi di Hasyid, Harodh, Ataq dll. Tinggal tunggu perintah Syaikh Yahya untuk berangkat ke Dammaj. Syaikh Yahya tunggu (kabar) dari presiden, karena presiden umumkan gencatan senjata di son’a s.d tanggal 15 dzulhijjah 1432H.  Rafidhoh makin kurang ajar dalam upaya provokasi kemarahan Syaikh Yahya. Hari ini 1 (satu) tholib mereka tangkap. Belum jelas bagaimana sekarang keadaannya. Makin banyak orang mengungsi meninggalkan dammaj, padahal belum ada letusan senjata. Bagi kami lebih baik mati dimedan perang daripada lari sebagai pengecut dan tinggalkan Syaikh Yahya dan Ahlul Dammaj yang bertahan sendirian. Kami bukan al-Qo’idah yang suka teror dan berontak, tapi kami adalah salafiyyun yang taat pada Ulama Sunnah dan Umaro Muslimin, yang sekedar mempertahankan nyawa dan bangsa.  -selesai-
Selasa, 5 Dzulhijjah 1432H | 11:27 wib
Suasana tenang, kami harus bersabar dan jangan mulai menembak. Barak militer Kahlan menjanjikan bantuan jika musuh mulai menyerang. Syaikh Yahya bilang ada konspirasi ***** ******* *** ***** dibalik pengepungan ini. Maka kita jangan mulai menembak. Pemerintah pusat yaman dan saudi siap membantu jika musuh mulai menyerang. Kami InsyaAlloh sabar walau pangan makin tipis dan beberapa keluarga mulai banyak puasa. Syaikh Yahya bilang dalam ceramah ” Apa salah kami hingga dikepung seperti ini? kami akan tetap kumandangkan al-Haq.  Ahlussunnah bicara lillahi ta’ala dan terus sibuk dengan majelis ta’lim. Bukan cari kekuasaan. Oya hari-hari ini kami disibukkan kerja digunung dan lembah untuk memperkuat pertahanan” -selesai-
Senin, 4 Dzulhijjah 1432H | 04:59 wib

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokaatuh, *** ***** Diantara akhlaq mulia Syaikh Yahya adalah beliau tidak mengemis (TASAWUL,ed),  minta bantuan kepada orang lain yang punya kekuasaan  atau kekayaan  walaupun telah terkepung dan kekurangan makanan seperti ini. Mereka  punya  akal dan hati, tahu apa yang wajib dilakukan. Adapun Syaikh  Yahya beliau langsung angkat tangan mohon bantuan pada Alloh. Pagi ini beliau mulai Qunut Nazilah, Alhamdulillah kami masih bisa ibadah,  belajar, makan, minum dan bercanda. Salam untuk ikhwah. BarokAllohufiykum. -selesai-
Ahad, 3 Dzulhijjah 1432H | 22:44 wib

Syiah nekad melanjutkan pengepungan dammaj dan siap perangi bantuan dari luar. Orang-orang wailah justru tidak jadi serang syiah. Syaikh Yahya nunggu syiah mulai menembak. Kami masih bisa beribadah -selesai-
Sabtu, 2 Dzulhijjah 1432H

…Kami masih terkurung. Hari ini kami diminta kerjabakti di Gunung…Ana naik puncak gunung meneropong syiah yang sibuk buat matras. SELURUH GUNUNG yang mengelilingi Dammaj sudah dikuasai syiah kecuali Gunung Thullab dan Gunung Baroqoh. 2 (dua) gunung ini dijaga ketat oleh Masyarakat dan Thullab karena syiah gigih mau merebutnya. Dibelakang 2 (dua) gunung ini telah dikuasai syiah. Kami masih bisa makan, minum dan beribadah. Banyak kabilah bersatu ancam syiah, jika ahad (hari ini, edt) syiah tidak buka kepungan, SEMUA AKAN GEMPUR SYIAH -selesai-
Jum’at, 1 Dzulhijjah 1432H
Pemerintah Pusat Yaman dan Gubenur Nayif dari Saudi janjikan pada Syaikh Yahya akan curahkan bantuan tempur. Telepon dari salafiyyun diberbagai tempat pada beliau siap berjuang bersama. Syaik Yahya berceramah menyemangati Masyarakat dan Thulab untuk sabar dan tegar menghadapi pengepungan ini sebagaimana Rosululloh -shallallahu ‘alayhi wasallam- dan shohabat sabar -selesai-
Kamis, 30 Dzulqoidah 1432H
Assalamu’alaykum. Mayoritas Gunung di sekitar Dammaj memang sejak 2 tahun dikuasai syi’ah, kecuali Gunung Shomma’, Gunung Baroqoh, Gunung Thullab.  6 (Enam) Bulan yang lalu tentara (pemerintah,ed) yang jaga Gunung Shomma’ berkhianat serahkan gunung itu ke syi’ah. 2 (dua) hari yang lalu Gubenur sho’dah datang ke Dammaj, perundingan dengan Ahlul Dammaj dan syia’h. Syi’ah bilang akan buka blokade jalan ke Gunung Baroqoh dengan Gunung Thullab yang selama ini dijaga oleh Thullab dan Masyarakat Dammaj dikosongkan. Thulab dan Masyarakat menolak keras tuntutan itu dan bertekad pertahankan sampai mati. Gubenur pulang  tanpaa bisa menekan syi’ah. Sekarang Penjagaan di 2 (dua) Gunung itu diperketat. Thulab siang malam sibuk buat parit dan benteng diseputar lembah Dammaj. Alloh waliyyuna”  -selesai-

sumber : http://isnad.net/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar